Kabupaten Sarolangun adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jambi, Indonesia. Luas wilayahnya 5.166 km² dengan populasi 245.848 (sensus penduduk 2010. Ibu kotanya ialah Sarolangun. Kabupaten ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 54 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Tebo, Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Sebelumnya, kabupaten ini bersama-sama dengan Kabupaten Merangin membentuk Kabupaten Sarolangun-Bangko.
Secara geografis, Kabupaten Sarolangun terletak antara 01°53’39’’ sampai 02°46’02’’ Lintang Selatan dan antara 102°03´39’’ sampai 103°13´17’’ Bujur Timur dan merupakan dataran rendah dengan ketinggian antara 10 sampai dengan 1000 meter dari permukaan laut (dpl), dengan pembagian wilayah dan batas sebagai berikut:
welcom
blog ♥♥4n4k_r4nt4u♥♥
by : ♥ zam_zami ♥
by : ♥ zam_zami ♥
26 November 2010
25 November 2010
♥HUKUM ROKOK♥
1. Allah SWT menghalalkan makanan dan minuman dan selain dari keduanya yang baik-baik bagi hamba-Nya dan mengharamkan semua yang buruk (Khaba`it). Sebagaimana Firman-Nya :
“ Mereka menanyakan kepadamu apa yang dihalakan bagi mereka, “Katakanlah, dihalalkan bagimu yang baik-baik.” (QS. Al-Maidah 4)
Demikian juga ketika Allah menyinggung sifat nabi Muhammad SAW, dalam
QS. Al-Ara`f 157 : “ ………..yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma`ruf dan melarang yang mungkar, dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk
Oleh sebab itu rokok tidak termasuk yang thoyyib/baik, tetapi termasuk barang yang Khaba`it/buruk, sehingga merokok dan memperjual-belikan rokok hukumnya haram ( sama dengan mengkonsumsi dan memperjual-belikan khamar/ alkohol/ minuman keras).
2. Merokok berarti menjatuhkan diri ke dalam kebinasaan, dan hal itu jelas-jelas dilarang
oleh Allah SWT, yang disampaikan dalam firman-Nya dalam QS. Albaqoroh 195 :
“ Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.”
Dan nabi Muhammad SAW bersabda :
“ Tidak boleh (menimbulkan) bahaya dan juga membahayakan orang lain.
Kenyataan yang ada merokok jelas membahayakan diri sendiri dan orang lain yang berada di sekitarnya. Beberapa penyakit yang dapat timbul dari merokok antara lain penyakit jantung, radang paru-paru, hipertensi, kanker, impotensi, keguguran bagi wanita yang hamil dan sebagainya.
3. Rosululloh SAW melarang perbuatan yang sia-sia. Hal ini berlaku bagi rokok, karena dengan merokok berarti kita telah membelanjakan/mengalokasikan harta pada hal yang tidak bermanfaat. Kalau kita hitung secara matematika berapa milyar uang yang dibakar
karena kita mengkonsumsi rokok ????. Alangkah lebih baiknya jika uang untuk membeli rokok kita manfaatkan untuk kepentingan yang lebih berguna, seperti infak, shadaqah,menafkahi keluarga, fakir miskin yatim piatu atau ditabung untuk keperluan yang lebih bermanfaat.
4. Merokok akan menyebabkan diri sesorang merasa tersiksa dengan alasan berikut ini :
- Alangkah menderita dirinya bila selama sehari tidak merokok.
- Amal ibadah akan berkurang nilainya, ketika dia “dengan terpaksa” harus
menahan keinginan untuk merokok karena kewajiban berpuasa dan alangkah
“rindu” dirinya, ingin segera berbuka dengan sebatang rokok, sehingga berkurang
nilai ikhlasnya.
KESIMPULAN
Sudah jelas hukum, mudharat dan kerugian yang timbul akibat merokok, maka jangan
tunda lagi, segera hentikan hal-hal yang buruk dan mintalah ampunan kepada Allah SWT.
kehilangan mu...
Aku tak rasa lagi,
hilang akan dirimuu
aku tak rasa lagi,
hampa tanpa dirimuuu
aku telah biasa unk melepaskana,
aku sudah biasa unk tanpa dirinaa..
smua yang tlah terjadi,
biarlah terjadi
smua yang kan terjadi biarkan menjadi..
aku telah biasa,
unk hadapi smua
aku sudah biasa, hadapi segalana..
tak ada lg sedih,
unk kehilanganmu,
tak ada lagi tangis ,unk dirimu..
tak kan ada benci, kepadamuu
smua tentang dirimu,
smua telah berlalu..…………
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
hilang akan dirimuu
aku tak rasa lagi,
hampa tanpa dirimuuu
aku telah biasa unk melepaskana,
aku sudah biasa unk tanpa dirinaa..
smua yang tlah terjadi,
biarlah terjadi
smua yang kan terjadi biarkan menjadi..
aku telah biasa,
unk hadapi smua
aku sudah biasa, hadapi segalana..
tak ada lg sedih,
unk kehilanganmu,
tak ada lagi tangis ,unk dirimu..
tak kan ada benci, kepadamuu
smua tentang dirimu,
smua telah berlalu..…………
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
♥kehidupan♥
wahai sahabat-sahabitku....
ingatlah selalu ...
hidup ini bagaikan roda pedati,kadang kala di atas kadang kala dibawah...
kadang kala senang,kadang kala susah,tapi jangan lupa ,yang senang jangan lansung ditelan dan yang susah jangan lansung di muntahkan, itulah kehidupan...
bika kita tatap hari esok begitu banyak rintangan yang kita hadapi,itulah kehidupan...
hidup ini penuh persaingan , persaingan butuh pengorbanan dan pengorbanan butuh keberanian dan keberanian butuh kesabaran untuk mencapai sukses yang gemilang....♥♥♥♥
ingatlah selalu ...
hidup ini bagaikan roda pedati,kadang kala di atas kadang kala dibawah...
kadang kala senang,kadang kala susah,tapi jangan lupa ,yang senang jangan lansung ditelan dan yang susah jangan lansung di muntahkan, itulah kehidupan...
bika kita tatap hari esok begitu banyak rintangan yang kita hadapi,itulah kehidupan...
hidup ini penuh persaingan , persaingan butuh pengorbanan dan pengorbanan butuh keberanian dan keberanian butuh kesabaran untuk mencapai sukses yang gemilang....♥♥♥♥
♥ c3lot3h4n 4n4k_r4nt4u ♥
Aku tlah menempuh perjalanan panjang,hingga………
tak terhingga berapa jauhnya .
dan…………..
entah sampai dimana….?
aku telah menjadi karang,
yang garang………
walau deru ombak tiap detik menerjang,
kan selalu ku hadang.
dan…………….
aku tetap tidak tenang….
aku telah menjadi pasir……….
dibibir pantai ,
yang tiap saat dibuai ombak,
dengan buih buih putih……….
dan……
hatiku tetap merintih……….
aku telah menjadi elang
dengan kuku tajam yang siap mencengkeram,
dengan sayap yang kuat membentang,
menjelajah cakrawala langit…………..
melanglang angkasa raya,dengan kejantanan,
dan…………
aku tetap merasakan kebosanan
aku telah menjadi emprit,
dengan sayap sayap kecil,
kulalui jalan jalan sempit…….
dengan paruh kecil mungil ,
kukais makan sedikit demi sedikit.
menghantar pagi pada siang,siang pada petang,…..
dan petang pada gelapnya malam.
aku terus bercicit.
dan itu suara hati yang menjerit.
tak terhingga berapa jauhnya .
dan…………..
entah sampai dimana….?
aku telah menjadi karang,
yang garang………
walau deru ombak tiap detik menerjang,
kan selalu ku hadang.
dan…………….
aku tetap tidak tenang….
aku telah menjadi pasir……….
dibibir pantai ,
yang tiap saat dibuai ombak,
dengan buih buih putih……….
dan……
hatiku tetap merintih……….
aku telah menjadi elang
dengan kuku tajam yang siap mencengkeram,
dengan sayap yang kuat membentang,
menjelajah cakrawala langit…………..
melanglang angkasa raya,dengan kejantanan,
dan…………
aku tetap merasakan kebosanan
aku telah menjadi emprit,
dengan sayap sayap kecil,
kulalui jalan jalan sempit…….
dengan paruh kecil mungil ,
kukais makan sedikit demi sedikit.
menghantar pagi pada siang,siang pada petang,…..
dan petang pada gelapnya malam.
aku terus bercicit.
dan itu suara hati yang menjerit.
aku telah menjadi pohon.
pohon yang tinggi menjulang.
yang setia menatap bara mentari,
yang terus menyala ditiap harinya.
yang dengan sombong ,kuhujam akar akar dikaki bumi
yang tak gentar menghadapi gemuruh petir ,kala badai datang.
dan……….aku tidaklah tahu……..
rindang daun dan manis buahku,tempat unggas mencari makan dan tempat bernaung…………
bahkan………………..
aku telah menjadi rumput.
yang siapapun berhak tuk mencabut.
karna rumput…………
dianggap…….taman taman indah dunia ini jadi semrawut
dan………..inilah kenyataan hidup…..
aku juga telah menjadi paus
aku juga telah menjadi teri,setelah sekian banyaknya evolusi.
tapi…………….
pencarian hidup tak hanya sampai disini,
aku terus mencari,
mengikuti tiap tiap langkah perjalanan ini.
pohon yang tinggi menjulang.
yang setia menatap bara mentari,
yang terus menyala ditiap harinya.
yang dengan sombong ,kuhujam akar akar dikaki bumi
yang tak gentar menghadapi gemuruh petir ,kala badai datang.
dan……….aku tidaklah tahu……..
rindang daun dan manis buahku,tempat unggas mencari makan dan tempat bernaung…………
bahkan………………..
aku telah menjadi rumput.
yang siapapun berhak tuk mencabut.
karna rumput…………
dianggap…….taman taman indah dunia ini jadi semrawut
dan………..inilah kenyataan hidup…..
aku juga telah menjadi paus
aku juga telah menjadi teri,setelah sekian banyaknya evolusi.
tapi…………….
pencarian hidup tak hanya sampai disini,
aku terus mencari,
mengikuti tiap tiap langkah perjalanan ini.
sudah aku jadi melati
sudah aku jadi bunga matahari….
sudah aku jadi kupu kupu,
sudah aku jadi pula harimau……..
sudah aku jadi apapun…..
sudah aku jadi bunga matahari….
sudah aku jadi kupu kupu,
sudah aku jadi pula harimau……..
sudah aku jadi apapun…..
dan kini………..
aku temukan jawab pada diriku,
saat kusendiri……
aku temukan jawab pada diriku,
saat kusendiri……
bahwa hidup memang hanya pencarian,
bahwa hidup memang perlu kesadaran,
bahwa hidup memang penuh ujian,
bahwa hidup memang menuju kematian,
{dan itu semua sudah digariskan oleh TUHAN}
bahwa hidup memang perlu kesadaran,
bahwa hidup memang penuh ujian,
bahwa hidup memang menuju kematian,
{dan itu semua sudah digariskan oleh TUHAN}
aku
aku bukan kau,
bukan dia atau mereka mereka,
bukan pula siapa siapa.
bukan dia atau mereka mereka,
bukan pula siapa siapa.
aku hanyalah manusia biasa
yang biasa seperti kau,atau dia dan mereka mereka.
coba merangkum kata,yang terserak dibenak,
jadikan puisi ungkapkan hati,
hati lara obati duka.
yang biasa seperti kau,atau dia dan mereka mereka.
coba merangkum kata,yang terserak dibenak,
jadikan puisi ungkapkan hati,
hati lara obati duka.
menyulam ilusi,menyingkap tabir khayal,
mengulur kusut benang terbundal kehidupan.
menoreh roman romantisnya picisan,
menetes rasa manis ,pahit kopi hitam,
merobek tirai rindu kerinduan,
mengibas sayap bebas nafas
nafasku adalah nafas kedamaian
aku masih disini………mengulur kusut benang terbundal kehidupan.
menoreh roman romantisnya picisan,
menetes rasa manis ,pahit kopi hitam,
merobek tirai rindu kerinduan,
mengibas sayap bebas nafas
nafasku adalah nafas kedamaian
entah dimana kau,dia,dan mereka mereka.
ingin kurangkul kalian semua ,dalam genggaman jari jemari.
tanpa teracung tunjuk telunjuk,menuju damai rindu kerinduan,
menyelami makna kata,mengawang awan khayal,
menjelajah samudra imajinasi,
dan terus mencari……….
jati diri
CERMIN SEBUAH HATI
Aku tak mampu mengantar kepergianmu
Langit mendung turut berduka
Orang-orang riuh rendah becerita
Tentang segala amal kebaikanmu
Aku datang kepadamu, ayah
Semilir di bawah kamboja dan nisanmu
Aku menangis dan berdoa
Mengenang segala salah dan dosaku kepadamu
Kepergianmu seketika mendewasakan aku
Mengajarkan aku betapa penting arti hidup
Untuk menjadi berguna bagi sesama
Kepergianmu mengajarku
Bagaimana harus mencintai dan menyayangi
Bagaimana harus tulus berkorban dan bersabar
Bagaimana harus berjuang demi anak-anaknya
Hingga saat terakhir hayatmu
Engkau terus berdoa demi kebahagiaan anak-anakmu
Hari ini aku menemuimu, ayah
Lewat sebait puisi untuk mengenangmu
Bila datang saatnya nanti
Kan kuceritakan segala kebesaran dan keagunganmu
Bersama embun fajar kemarau ku sertakan doa
Semoga engkau mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya
Ayah,
Aku merindukanmu
Langit mendung turut berduka
Orang-orang riuh rendah becerita
Tentang segala amal kebaikanmu
Aku datang kepadamu, ayah
Semilir di bawah kamboja dan nisanmu
Aku menangis dan berdoa
Mengenang segala salah dan dosaku kepadamu
Kepergianmu seketika mendewasakan aku
Mengajarkan aku betapa penting arti hidup
Untuk menjadi berguna bagi sesama
Kepergianmu mengajarku
Bagaimana harus mencintai dan menyayangi
Bagaimana harus tulus berkorban dan bersabar
Bagaimana harus berjuang demi anak-anaknya
Hingga saat terakhir hayatmu
Engkau terus berdoa demi kebahagiaan anak-anakmu
Hari ini aku menemuimu, ayah
Lewat sebait puisi untuk mengenangmu
Bila datang saatnya nanti
Kan kuceritakan segala kebesaran dan keagunganmu
Bersama embun fajar kemarau ku sertakan doa
Semoga engkau mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya
Ayah,
Aku merindukanmu
Langganan:
Postingan (Atom)







